kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Dibayangi Sentimen Geopolitik, Begini Proyeksi Harga Emas Sepekan Kedepan


Minggu, 15 Februari 2026 / 13:35 WIB
Dibayangi Sentimen Geopolitik, Begini Proyeksi Harga Emas Sepekan Kedepan
ILUSTRASI. Sumsel alami inflasi 3,33 persen pada Januari 2026 (ANTARA FOTO/Angga Palguna)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas diproyeksi bergerak fluktuatif dalam sepekan ke depan. Pergerakan harga dipengaruhi oleh berbagai faktor. 

Pengamat Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan harga emas dunia pada Sabtu pagi ditutup di level US$ 5.042 per troi ons dan harga emas Antam di level Rp 2.954.000 per gram.

Jika harga emas dunia turun, Ibrahim memproyeksikan support pertama harga emas dunia dalam sepekan ke depan di level US$ 4.947 per troi ons dan harga emas Antam di Rp 2.920.000 per gram. 

Lalu, jika harga emas dunia turun lagi, support kedua harga emas diperkirakan di US$ 4.818 per troi ons dan harga emas Antam di Rp 2.860.000 per gram.  

Baca Juga: Momen Imlek-Ramadan, Begini Prediksi Arah IHSG dan Rekomendasi Saham

“Kalau seandainya harga emas dunia naik, resistance pertama diperkirakan di US$ 5.134 per troi ons dan harga emas Antam di Rp 3 juta per gram,” ucap Ibrahim, Minggu (15/2/2026). 

Selanjutnya, jika harga emas dunia kembali naik, Ibrahim memproyeksikan resistance kedua di level US$ 5.245 per troi ons dan harga emas Antam di Rp 3.150.000 per gram.  

Ibrahim menjelaskan sejumlah faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga emas. Antara lain sentimen geopolitik di Timur Tengah, kondisi perpolitikan di Amerika Serikat (AS), kebijakan bank sentral AS, serta masalah supply dan demand logam mulia.  

Ibrahim melihat pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Israel mengindikasikan potensi penyerangan Iran. Hal ini yang kemungkinan akan membuat ketegangan tersendiri terhadap kondisi geopolitik di Timur Tengah. 

“Ini akan berdampak terhadap kenaikan harga emas,” kata Ibrahim.

Selanjutnya: BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

Menarik Dibaca: Galaxy Unpacked akan Digelar pada 26 Februari, Seri Galaxy S26 akan Meluncur?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×