kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Dibayangi profit taking, GBP/AUD tergelincir


Selasa, 17 November 2015 / 20:03 WIB
Dibayangi profit taking, GBP/AUD tergelincir


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Meski data inflasi Inggris positif, sterling gagal ungguli aussie. Disinyalir aksi profit taking bayangan pergerakan GBP/AUD.

Mengutip Bloomberg, Selasa (17/11) pukul 17.45 WIB pairing GBP/AUD masih tergelincir 0,26% di level 2,1367 dibanding hari sebelumnya.

Sajian data inflasi Inggris Oktober 2015 bertahan di level minus 0,1% seperti periode yang sama tahun sebelumnya. Hanya saja inflasi intinya justru melesat dari 1,0% ke level 1,1%. HPI Inggris Oktober 2015 pun melesat dari 5,5% ke level 6,1%. serta PPI Oktober 2015 yang membaik dari minus 0,1% ke level 0,0%.

Pasangan GBP/AUD justru merunduk. Sri Wahyudi, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan ini terjadi karena aksi profit taking setelah dalam beberapa hari terakhir sterling unggul tajam.

Karena secara fundamental belum ada faktor yang mendukung keunggulan aussie. “Karena dari hasil rapat moneter Reserve Bank of Australia itu prospeknya masih negatif,” kata Wahyudi.

Melalui asisten Gubernur RBA, Christopher Kent, dinyatakan bahwa memang Australia masih bergelut dengan pertumbuhan ekonomi yang terganggu dengan lesunya ekonomi global terutama Asia seperti China.

Belum lagi tekanan bagi aussie masih datang dari sisi rendahnya harga komoditas global. Ini sebenarnya menyulitkan posisi aussie. "Hanya saja koreksi teknikal memang mendominasi pergerakan," tambah Wahyudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×