Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) resmi merampungkan program pembelian kembali saham (buyback) 2026 dengan menyerap sebanyak 80 juta saham atau setara 1,94% dari total saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Program buyback tersebut berlangsung sejak 18 Juni hingga 18 September 2026. FX Yoshua Raintjung Direktur Utama Diastika Biotekindo dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (18/9/2026) menyatakan program dihentikan karena jumlah saham yang dibeli telah mencapai target yang ditetapkan perusahaan.
Yoshua menyebut langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya efisiensi operasional. Dalam pelaksanaannya, perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat kesehatan ini mengeluarkan dana sebesar Rp 11,98 miliar untuk membeli kembali saham tersebut. Dengan demikian, harga perolehan rata-rata saham dalam program buyback mencapai sekitar Rp 140,95 per saham.
Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,12% ke Rp 17.779 per Dolar AS pada Senin (21/9) Pagi
Adapun transaksi buyback dilakukan dalam tiga tahap. Pada 18 Juni 2026, CHEK membeli sebanyak 79,7 juta saham dengan harga rata-rata Rp 141 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,93 miliar.
Selanjutnya, pada 22 Juni 2026, Diastika Biotekindo kembali membeli 87.500 saham dengan harga rata-rata Rp 128 per saham atau senilai Rp 11,2 juta.
Pembelian terakhir dilakukan pada 23 Juni 2026 sebanyak 212.500 saham dengan harga rata-rata Rp 127,47 per saham. Nilai transaksi pada tahap ini mencapai Rp 27,14 juta.
Yoshua menegaskan pelaksanaan buyback telah dilakukan sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku. Program tersebut juga dilaksanakan tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). "Perusahaan juga menyatakan pelaksanaan buyback tidak memberikan dampak material negatif terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan operasional perusahaan,” kata daia dalam keterbukaan informasi di BEI.
Seluruh saham yang telah dibeli kembali tersebut selanjutnya dibukukan sebagai saham treasuri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














