kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.872   29,00   0,17%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Dianggap aset lebih aman, Euro kalahkan GBP


Kamis, 14 Januari 2016 / 20:30 WIB
Dianggap aset lebih aman, Euro kalahkan GBP


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mata uang Euro lebih unggul di hadapan sterling lantaran dianggap sebagai mata uang yang lebih aman. Mengutip Bloomberg, Kamis (14/1) pukul 20.18 WIB, pasangan EUR/GBP menguat 0,2% ke level 0,75646 dibanding sehari sebelumnya.

Agus Chandra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, EUR/GBP bergerak menguat meski pernyataan Bank Of England (BOE) dianggap tidak terlalu dovish. BOE mempertahankan tingkat suku bunga di level 0,5%.

Pejabat BOE masih mencemaskan lambatnya laju inflasi akibat pelemahan harga minyak. “Tetapi setidaknya ada satu pejabat yang mendukung kenaikan suku bunga 25 basis poin,” ujar Agus.

Sementara sisi Euro, data produksi sektor industri Italia bulan Desember 2015 sebenarnya minus 0,5% atau lebih buruk dari sebelumnya 0,5% dan proyeksi 0,3%. Namun, data tersebut tidak memberi dampak signifikan pada pergerakan Euro.

“Euro diuntungkan karena dianggap aset yang lebih aman jika dibandingkan dengan sterling,” ujar Agus. Pelemahan harga minyak, devaluasi yuan, hingga isu keamanan membuat investor cenderung memburu Euro.

Agus memprediksi EUR/GBP akan mulai koreksi lantaran secara teknikal sudah mencapai area overbought. Di akhir pekan, GBP menanti data neraca perdagangan Inggris. Sedangkan Euro menunggu hasil survey kredit BOE.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×