Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:25. Keputusan ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini, Rabu, 11 Maret 2026.
Presiden Direktur DSSA, L. Krisnan Cahya, menjelaskan, langkah ini diambil untuk meningkatkan jumlah lembar saham yang beredar agar harganya lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor tanpa mengubah nilai ekonomi kepemilikan.
"Dengan menjangkau basis investor yang lebih luas, kami berharap dapat mendorong penguatan praktik tata kelola perusahaan serta meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas kami sebagai perusahaan terbuka,” kata Krisnan dalam rilis, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Arah Harga Bitcoin Selanjutnya, Analis Beberkan Proyeksinya
Perusahaan berharap dengan jumlah saham yang lebih banyak, akses bagi calon investor baru akan terbuka lebih luas, sekaligus memperkuat struktur kepemilikan dan membangun hubungan yang lebih inklusif dengan pemodal di Indonesia.
Stock split ini akan meningkatkan jumlah saham beredar secara proporsional dari 7,705 miliar lembar menjadi 192,638 miliar lembar saham. Krisnan berharap aksi korporasi stock split ini mampu mendorong volume perdagangan saham DSSA, menciptakan perdagangan harian lebih dinamis, serta membentuk persepsi pasar yang lebih positif terhadap kinerja dan nilai perusahaan.
Perusahaan ini menegaskan bahwa aksi ini tidak akan mengubah hak suara maupun nilai ekonomi kepemilikan saham, melainkan hanya menyesuaikan jumlah lembar saham secara proporsional. DSSA juga berkomitmen menjalankan aksi korporasi ini dengan prinsip transparansi dan perlindungan hak pemegang saham.
Emiten yang menjadi bagian dari Grup Sinar Mas ini akan menindaklanjuti keputusan RUPSLB dengan memproses administrasi pelaksanaan stock split, dengan target perdagangan saham nilai nominal baru mulai efektif pada 7 April 2026.
Adapun jadwal pelaksanaan stock split DSSA sebagai berikut:
- 26 Maret 2026: Pengajuan pencatatan saham tambahan ke BEI
- 1 April 2026: Keterbukaan informasi terkait stock split
- 6 April 2026: Hari terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama
- 7 April 2026: Mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi
Rabu (11/3/2026), harga saham DSSA ditutup menguat 0,26% dari hari sebelumnya menjadi Rp 77.750 per saham. Jika menggunakan acuan harga ini maka harga saham DSSA bisa di harga Rp 3.110 per saham
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












