kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.968   55,00   0,31%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Di tahun pemilu, BEI hanya bidik 35 emiten baru


Kamis, 25 Oktober 2018 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. I Gede Nyoman Yetna


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski jumlah emiten baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini sudah melebihi target, namun BEI tak memasang target tinggi di tahun 2019. BEI hanya membidik jumlah initial public offering (IPO) sebanyak 35 emiten, sama seperti tahun ini. 

Target itu mempertimbangkan beberapa kondisi ekonomi dan politik di tahun depan. Salah satunya, adanya pemilihan umum di tahun 2019, yang kerap membuat calon emiten menahan diri masuk ke pasar saham. "Dalam membuat proyeksi kami melihat secara historis, di tahun pemilu 2004, 2009, dan 2014 selalu ada penurunan perusahaan tercatat," kata I Gede Nyoman Yetna, Direktur BEI, Kamis (25/10).

Meski target IPO stagnan, Nyoman masih optimis tahun depan bisa menjaring tak kurang dari 35 emiten, meski ada potensi penurunan perusahaan tercatat di tahun 2019. 

Sebagai informasi saja, tahun ini BEI menargetkan 35 perusahaan tercatat di BEI. Namun, hingga saat ini, sudah ada 45 perusahaan tercatat yang ada di BEI dan masih ada beberapa perusahaan lagi yang masih mengantre dalam pipeline BEI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×