kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Di pasar Asia, harga minyak turun ke bawah US$ 99


Rabu, 23 Oktober 2013 / 07:54 WIB
ILUSTRASI. VP Investor Relations & Corporate Communications PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), Erlin Budiman saat berkunjung ke Redaksi KONTAN di Jakarta, Rabu (15/6/2022). Foto: KONTAN/Panji Indra


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermedia (WTI) pagi ini (23/10) kembali menurun untuk hari ketiga. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pagi ini, harga kontrak minyak West Texas Intermediate (WTI) turun sebanyak 27 sen menjadi US$ 98,03 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 11.26 waktu Sydney, kontrak yang sama diperdagangkan di posisi US$ 98,23 per barel.

Penurunan harga minyak do nawa US$ 99 dipicu oleh lonjakan suplai minyak di AS. Berdasarkan data yang dirilis American Petroleum Institute, cadangan minuak AS pada pekan lalu naik sebanyak 3 juta barel.

"Pergerakan harga minyak WTI merupakan respon dari tingginya suplai minyak di AS. Saat ini, faktor fundamental yang lebih dominan," jelas Ric Spooner, chief market analyst CMC Markets di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak untuk pengantaran Desember naik 5 sen menjadi US$ 110,02 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×