kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.608   55,00   0,31%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Detik-detik jelang penutupan, indeks Topix turun


Rabu, 17 Desember 2014 / 15:28 WIB
ILUSTRASI. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tetap alias stagnan pada Jumat (30/6)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/07/06/2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Jepang berakhir merah pada akhir transaksi hari ini (17/12). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 15.00 waktu Tokyo, indeks Topix turun 0,1% menjadi 1.352,01. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks acuan di Negeri Sakura ini sempat naik hingga 0,6%. Sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,4% menjadi 16.819,73.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Beberapa di antaranya: Japan Tobacco yang turun 7,4%, Unitika  Ltd turun 5%, dan Inpex Corp naik 2,8%.

Bursa Jepang bergerak di dua zona karena investor menunggu hasil pertemuan the Federal Reserve. The Fed akan menggelar konferensi pers hari ini yang akan menunjukkan arah kebijakan suku bunga acuan yang akan mereka ambil.

"Bursa emerging masih harus berjuang, sementara bursa negara maju tetap kuat. Itu struktur global yang terjadi sekarang," jelas Ayako Sera, market strategist Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.

Dia memprediksi, bursa Jepang masih akan tertekan ke depannya. "Namun karena kita baru saja menambah stimulus, pasar masih kuat," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×