kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Defisit neraca dagang menipis, rupiah masih melemah di level Rp 13.704 per dolar AS


Rabu, 15 Januari 2020 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan kurs rupiah di pasar spot mulai melandai usai pengumuman neraca dagang Indonesia bulan Desember. Mengutip Bloomberg, Rabu (15/1) pukul 12.00 WIB, rupiah spot berada di level Rp 13.704 per dolar Amerika Serikat (AS). Turun 24 poin atau 0,17% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di posisi Rp 13.680 per dolar AS.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, neraca dagang bulan Desember 2019 mengalami defisit US$ 28,2 juta.

Baca Juga: Defisit neraca perdagangan Desember 2019 tercatat US$ 28,2 juta

Alhasil, sepanjang tahun 2019, defisit neraca dagang tercatat sebesar US$ 3,2 miliar. Posisi ini lebih rendah ketimbang defisit neraca dagang tahun 2018 yang mencapai US$ 8,57 miliar. 

Walau berhasil memangkas pelemahan, namun posisi rupiah masih paling buncit di kawasan Asia. Memang mayoritas mata uang di kawasan berada di zona merah, hanya yen Jepang yang masih menguat di hadapan the greenback, setelah menguat tipis 0,09%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×