kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Defisit APBN picu penyerapan lelang sukuk tinggi


Selasa, 01 Agustus 2017 / 19:37 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Total dana yang dimenangkan pemerintah dalam lelang Surat berharga Syariah Negara atau Sukuk Negara (SBSN), Selasa (1/8), sebesar Rp 7,62 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi dari lelang sukuk dua pekan lalu sebesar Rp 7,12 triliun.

Sementara minat peserta lelang kali ini tidak lebih tinggi dari pelaksanaan lelang SBSN lalu dengan nilai penawaran masuk sebesar Rp 14,87 triliun atau oversubscribed 2,48 dari target awal. Bandingkan dengan penawaran pada lelang sebelumnya sebesar Rp 15,39 triliun atau oversubscribed 3,08 kali.

Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Lili Indarli mengatakan, salah satu  pendorong tingginya penyerapan dana di tengah penurunan penawaran yang masuk, kemungkinan karena target gross issuance SBN/SBSN tahun 2017 dinaikkan guna menutup defisit anggaran APBN-P 2017 yang melebar menjadi 2,92%.

"Seri PBS013 dan SPN-S 6 bulan dimenangkan pemerintah dengan nominal lebih dari Rp 3 triliun Sedangkan tiga seri yang lain dimenangkan dengan nominal di bawah Rp 1 triliun," kata Lili.

Dari segi yield rata-rata tertimbang, peserta lelang tampak meminta yield yang lebih tinggi dibanding yield wajar IBPA, tercermin dari empat seri yang dilelang mencatatkan yield rata-rata tertimbang lebih tinggi dari midday yield IBPA atau positive spread yakni masing-masing: SPN-S 6 bulan (+29,92 bps), PBS013 (+12,17 bps), PBS012 (+5,95 bps), dan PBS014 (+1,07 bps).

"Pemerintah pastinya memiliki pertimbangan sendiri berapa besaran nominal dimenangkan di setiap pelaksanaan lelang," kata Lili.

Namun, Lili menambahkan, ada beberapa faktor yang sekiranya turut dipertimbangkan pemerintah adalah dari nilai penawaran masuk serta tingkat imbal hasil yang diminta pada seri-seri yg dilelang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×