kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Debut perdana, M Cash terkena auto reject


Rabu, 01 November 2017 / 13:20 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/11). Namun, pada perdagangan hari perdana, saham perusahaan rintisan ini langsung terkena auto reject.

Merujuk SK Direksi Nomor Kep-00113/BEI/12-2016 yang dimuat di situs Bursa Efek Indonesia, auto rejection berlaku untuk harga penawaran jual atau penawaran beli saham lebih dari 25% di atas atau di bawah acuan harga untuk saham dengan rentang harga Rp 200-Rp 5.000.

Pada perdagangan Rabu (1/11) sesi pertama, harga saham perusahaan rintisan ini sudah naik 49,46% atau 685 poin menjadi Rp 2.070 per saham. Sejak debut perdananya, MCAS telah diperdagangkan dengan frekuensi 115 kali dan volume perdagangan 46.633 lot.

“Memang orang melihat startup potensinya jangka panjang. Jangka panjang bagus, dia beli sekarang. Ini ya auto reject, biasa itu,” ujar Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, hari ini.

Pada pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) saham MCAS dilepas di harga Rp 1.385 per saham. Jumlah saham yang ditawarkan ke publick sebanyak 216,98 juta saham atau setara 25% dari modal disetor dan ditempatkan.

Pada penawaran umum, MCAS kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 10,69 kali. Menurut Direktur Utama Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto sebagai salah satu penjamin emisi, pooling investor ritel oversubscribed sebesar 69,5 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×