kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Daya Bumi Advisory Dorong Peningkatan Literasi Investasi


Jumat, 30 Oktober 2026 / 17:27 WIB
Daya Bumi Advisory Dorong Peningkatan Literasi Investasi
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Daya Bumi Advisory mendorong anak-anak muda untuk memahami perkembangan industri masa depan sekaligus mengenali peluang investasi di pasar modal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan dan mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Pemahaman terhadap tren industri dinilai semakin penting di tengah perubahan lanskap bisnis yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, transformasi digital, transisi energi, hingga ekonomi berkelanjutan. Berbagai sektor tersebut membuka peluang pertumbuhan baru yang dapat menjadi perhatian, baik dari sisi pengembangan karier maupun strategi investasi jangka panjang.

Penguatan edukasi investasi dijalankan perusahaan konsultasi strategis dan pendampingan bisnis ini lewat Discover Future Campus Engagement Program.  Terbaru, Daya Bumi Advisory menggandeng Society of Renewable Energy (SRE) UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) untuk memperkuat literasi investasi mahasiswa di tengah perubahan lanskap industri. Sebelumnya, program serupa digelar di Telkom University pada 21 Oktober 2026.

Melalui diskusi, mahasiswa diajak mengenali sektor potensial dan menilai peluang investasi berdasarkan prospek bisnis jangka panjang. Diskusi menyoroti bagaimana perubahan perilaku konsumen, kemajuan teknologi, dan kemunculan model bisnis baru membentuk arah pertumbuhan perusahaan sekaligus membuka peluang investasi, mulai dari sektor teknologi hingga energi.

Baca Juga: Investasi Makin Mudah, Literasi Pasar Modal Jadi Tantangan

Kepala Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPNVJ, Indri Arrafi Juliannisa, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi penting untuk meningkatkan keterampilan, menciptakan peluang pendapatan, dan memperkuat kesiapan finansial. “Untuk menjadi future leader di dalam pasar, maka harus menjadi future leader terlebih dahulu untuk diri sendiri,” ujar Indri dalam keterangannya dikutip Jumat (30/10/2026).

Menurut dia, generasi muda perlu melampaui peran sebagai pengguna teknologi dengan memanfaatkannya secara produktif, termasuk untuk membangun kapasitas ekonomi dan mempersiapkan investasi sejak dini.

Dalam kesempatan yang sama, Equity Research Analyst Trimegah Sekuritas, Kharel Devin Fielim, menekankan pentingnya analisis fundamental untuk mengidentifikasi perusahaan yang berpeluang menjadi pemimpin pasar.

“Penilaian terhadap kinerja bisnis, prospek pertumbuhan, dan daya saing perusahaan menjadi faktor penting dalam mengukur potensi investasi jangka panjang,” kata Kharel. 

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya terpaku pada pergerakan harga saham, tetapi juga memahami faktor bisnis yang mendasari nilai sebuah perusahaan.

Baca Juga: Laba Trimegah Karya Pratama (UVCR) Melonjak pada Kuartal III 2026

Sementara itu, Senior Retail Investment Specialist Trimegah Sekuritas, Hans Adisastra, memaparkan cara menerjemahkan tren industri menjadi peluang investasi dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan dan risiko. 

Selain diskusi, program ini menghadirkan Trima+ Equity Research Challenge, kompetisi analisis saham bersama Trimegah Sekuritas. Peserta ditantang menyusun laporan riset ekuitas berbasis studi kasus untuk mengasah kemampuan analisis dan mempersiapkan diri menjadi analis masa depan.

Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang diploma dan sarjana dari perguruan tinggi di Jabodetabek dan Jawa Barat. Setiap tim terdiri atas empat mahasiswa dari kampus yang sama. Lima tim terbaik akan melaju ke babak final untuk mempresentasikan hasil analisis, dengan total hadiah Rp 15 juta. Pemenang dijadwalkan diumumkan pada 9 Desember 2026. 

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu membaca arah perkembangan industri, mengidentifikasi peluang bisnis, dan mengambil keputusan investasi secara lebih kritis serta terukur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×