kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Data tenaga kerja AS positif berpotensi menekan rupiah


Minggu, 08 Desember 2019 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. Penguatan rupiah berpotensi hanya bersifat sementara, karena data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) makin membaik.


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Khomarul Hidayat

Enrico memproyeksikan, dollar AS  bisa berbalik menguat karena juga didukung dtaa pengangguran AS yang menurun jadi 3,5% dari proyeksi dan data bulan lalu yang sebesar 3,6%.

"Data AS yang menguat dan The Fed diproyeksikan tidak lagi menurunkan suku bunga di akhir tahun ini, menambah alasan investor cederung beli dollar," kata Enrico.

Baca Juga: Ekonom ini menilai penurunan cadev tidak berpengaruh pada daya topang terhadap rupiah

Senada, Faisyal juga memproyeksikan rupiah di awal pekan berpotensi melemah karena terpengaruh data AS yang positif. Bahkan, rupiah bisa lanjut melemah bila data penjualan ritel China yang keluar Senin (13/2) menurun.

Faisyal memproyeksikan rentang rupiah di Senin (13/12) berada di Rp 13.980 per dollar AS hingga Rp 14.130 per dollar AS.

Sedangkan, Encrico memproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp 14.000 per dollar AS hingga Rp 14.100 per dollar AS.

Baca Juga: Posisi cadev turun tipis di November 2019, ini tanggapan para ekonom

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×