kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Data NFP AS di bawah ekspektasi, rupiah menguat ke Rp 14.208 per dolar AS


Senin, 11 Oktober 2021 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung mata uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di salah satu bank di Tangerang Sealtan, Rabu (18/11). ./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/18/11/2020.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah mengawali perdagangan pekan ini dengan kinerja yang apik. Di pasar spot, pada Senin (11/10), rupiah ditutup di level Rp 14.208 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,11% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Setali tiga uang, rupiah di kurs JISDOR Bank Indonesia (BI) juga berhasil ditutup menguat. Mata uang Garuda ini terapresiasi 0,11% ke level Rp 14.210 per dolar AS

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Puteri mengungkapkan, penguatan rupiah hari ini tidak terlepas dari rilis data non farm payroll (NFP) yang ternyata tidak setinggi ekspektasi pelaku pasar. Jadi sekalipun tingkat pengangguran turun, ternyata penambahan lapangan pekerjaan belum tumbuh berbanding lurus.

Baca Juga: Indeks dolar berbalik menguat, rupiah diproyeksikan melemah pada Selasa (12/10)

“Ini membuat ekspektasi pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi AS mengendor. Alhasil, rupiah diuntungkan dengan kondisi saat ini,” terang Reny ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (11/10).

Oleh karena itu, menurutnya sentimen positif ini akan membuat rupiah berpotensi kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan besok, Selasa (12/10). Apalagi, dari dalam negeri, pasar akan mengantisipasi data neraca perdagangan Indonesia untuk bulan September.

Reny menyebut, data tersebut masih akan kembali surplus dan melanjutkan tren positif pada bulan sebelumnya. Sedangkan dari eksternal, para pelaku pasar masih akan wait and see menantikan kejelasan mengenai rencana tapering pada FOMC minutes pada pertengahan pekan ini.

Dengan demikian, Reny meyakini rupiah pada esok hari akan berada pada rentang Rp 14.215 - Rp 14.293 per dolar AS dengan potensi menguat.

Selanjutnya: Rupiah Jisdor menguat ke Rp 14.210 per dolar AS pada Senin (11/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×