kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.599   46,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indeks dolar berbalik menguat, rupiah diproyeksikan melemah pada Selasa (12/10)


Senin, 11 Oktober 2021 / 16:42 WIB
ILUSTRASI. Rupiah spot menguat terhadap dolar AS./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah spot berhasil ditutup menguat 0,11% ke Rp 14.208 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Senin (11/10). 

Tak mau kalah, rupiah di kurs Jisdor Bank Indonesia (BI) juga berhasil ditutup menguat. Mata uang Garuda ini berada di level Rp 14.210 per dolar AS atau terapresiasi 0,11% dibanding penutupan sebelumnya.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal meyakini penguatan rupiah tidak terlepas dari terkoreksinya indeks dolar AS. Hal ini seiring dengan rilis data non farm payrolls yang hasilnya kurang memuaskan. Pasalnya, angka pertumbuhan non farm payrolls 194.000 pada periode September jauh di bawah estimasi pasar yang sebesar 500.000 pekerjaan.

Baca Juga: Rupiah Jisdor menguat ke Rp 14.210 per dolar AS pada Senin (11/10)

Walau demikian, Faisyal meyakini pelemahan dolar AS hanya bersifat sementara. Ia memperkirakan pada perdagangan besok, Selasa (12/10), rupiah justru berpotensi melemah. Menurutnya, meski data non farm payrolls yang di bawah perkiraan tidak akan menggoyahkan pandangan The Fed.

“Berdasarkan analisa secara global, diyakini The Fed masih tetap akan memulai tapering pada November walau non farm payrolls kemarin hasilnya kurang baik. Hal ini akan membuat dolar AS kembali berbalik menguat dan rupiah pun berpotensi melemah,” kata Faisyal kepada Kontan.co.id, Senin (11/10).

Untuk perdagangan Selasa, Faisyal memproyeksikan rupiah akan diperdagangkan pada kisaran Rp 14.170 - Rp 14.240 per dolar AS.

Selanjutnya: Berotot, rupiah spot ditutup menguat ke Rp 14.208 per dolar AS pada hari ini (11/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×