kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.978   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Data inflasi bulanan AS akan mempengaruhi pergerakan rupiah besok


Rabu, 10 April 2019 / 19:59 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah melemah terhadap dollar AS, Rabu (10/4). Proyeksi terbaru pertumbuhan ekonomi global yang kian melambat versi Dana Moneter Internasional (IMF) menjadi sentimen penekan rupiah.

Dalam laporan terbarunya World Economic Outlook 2019 edisi April 2019, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari sebelumnya 3,5% menjadi 3,3% untuk tahun 2019.

Analis Monex Investindo Futures, Ahmad Yudiawan mengatakan laporan IMF tersebut berdampak terhadap rupiah sebagai mata uang emerging market dan menekan kurs rupiah terhadap dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (10/4), rupiah ditutup melemah 0,14% ke level Rp 14.152 per dollar AS. Di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah juga melemah 0,03% menjadi Rp 14.155 per dollar AS.

Malam ini data inflasi atau consumer price index (CPI) bulanan AS akan diumumkan. “Jika di bawah ekspektasi maka akan mengeroksi dollar AS dan mengapresiasi rupiah, berlaku sebaliknya,” tutur Ahmad kepada Kontan.co.id, Rabu (10/4).

Ahmad memprediksikan, kurs rupiah akan bergerak di rentang Rp 14.050-Rp 14.250 per dollar AS pada Kamis (11/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×