kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Data ekonomi melemah, harga emas hitam diramal bakal melorot


Jumat, 10 Juni 2011 / 11:31 WIB
ILUSTRASI. Soal dan jawaban TVRI SMP, Jumat 4 September 2020: El Nino


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Kontrak harga minyak dunia diprediksi bakal mengalami penurunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan si emas hitam ini adalah sejumlah sinyal kalau pertumbuhan ekonomi AS bakal melambat sehingga dicemaskan akan menurunkan permintaan minyak.

"Perlambatan ekonomi AS akan memberatkan langkah harga minyak minggu depan," jelas John Kilduff, partner Again Capital LLC di New York.

Seperti yang diketahui, sepanjang minggu ini banyak data negatif ekonomi yang berasal dari AS. Misalnya saja, Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan, naiknya angka klaim pengangguran AS sebesar 1.000 menjadi 427.000 pada minggu lalu.

Catatan saja, kontrak harga minyak untuk pengantaran Juli naik US$ 1,86 atau 1,9% menjadi US$ 102,08 per barel sepanjang minggu ini di New York Mercantile Exchange. Harga minyak sudah naik 35% dibanding tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×