kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Data China positif, Wall Street menghijau


Selasa, 10 September 2013 / 21:09 WIB
Drakor romantis Kiss Sixth Sense dibintangi Yoon Kye Sang dan Seo Ji Hye, salah satu drakor terbaru yang akan tayang di Disney+. 


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) alias Wall Street memperpanjang kenaikan setelah data ekonomi China dilaporkan membaik. Selain itu, bursa AS juga merespons meredanya ketegangan krisis Suriah .

Indeks The Standard & Poor 500 naik 0,5% menjadi 1.679,91 pada pukul 09:48 waktu New York  hari ini, Selasa (10/9). Indeks ini sudah menguat enam hari secara berturut-turut, kenaikan terbesar sejak 15 Juli.  Indeks Dow Jones naik 76,55 poin, atau menguat 0,5% menjadi 15.139,67.

Saham yang naik diantaranya adalah; Goldman Sachs Group Inc, Visa Inc dan Nike Inc yang melonjak naik 1,9%. Sementara itu, Apple Inc turun 0,8% sebelum perusahaan teknologi terbesar dunia itu memperkenalkan model iPhone barunya bulan September ini.

"Kabar dari Suriah positif dan kami memiliki data ekonomi yang layak dari China," Gary Flam , manajer portofolio di Bel Air Investment Advisors LLC di Los Angeles kepada Bloomberg.

Sebagaimana diketahui, angka produksi industri di China naik 10,4% di bulan Agustus dibandingkan waktu yang sama tahun lalu. Data dari Biro Statistik Nasional China itu menyebutkan, angka penjualan ritel China juga naik 13,4%, yang melampaui perkiraan ekonom.

Rencananya, Presiden Barack Obama akan memberikan keterangannya terkait rencana penyerangan ke Suriah. Obama dijadwalkan akan berpidato pukul 21:00 waktu Washington. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×