kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.869   44,00   0,25%
  • IDX 6.476   73,85   1,15%
  • KOMPAS100 836   7,26   0,88%
  • LQ45 637   4,34   0,69%
  • ISSI 227   4,67   2,10%
  • IDX30 356   2,16   0,61%
  • IDXHIDIV20 433   2,46   0,57%
  • IDX80 96   0,74   0,78%
  • IDXV30 119   0,90   0,76%
  • IDXQ30 113   0,75   0,67%

Danantara Masuk Saham GOTO, Ini Kata Pandu


Senin, 11 Mei 2026 / 19:03 WIB
Danantara Masuk Saham GOTO, Ini Kata Pandu
ILUSTRASI. CIO Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir (KONTAN/Yuliana Hema)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengonfirmasi telah masuk ke saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan porsi kepemilikan yang masih terbatas.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan keputusan investasi tersebut didasarkan pada pertimbangan fundamental dengan orientasi utama mencari keuntungan.

“Kami sudah mengikuti pembahasan sebelumnya dan sudah mulai masuk. Namun, kami akan melihat dulu bagaimana perkembangan investasinya ke depan, karena dari sisi investmen kami ingin memperoleh profit,” ujar Pandu di gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026).

Pandu menambahkan, pihaknya belum menentukan target kepemilikan saham secara spesifik di GOTO. Keputusan penambahan investasi akan sangat bergantung pada perkembangan kinerja dan kondisi pasar.

Baca Juga: MAPI Diakuisisi Investor Singapura Siap Tender Offer di Rp 1.550, Ini Rekomendasinya

“Belum kami tentukan di level berapa akan ditambah. Kami akan melihat situasinya terlebih dahulu,” jelasnya.

Di sisi lain, Pandu menekankan pentingnya narasi atau “story” dalam menarik minat investor, khususnya investor global. Menurutnya, tren investasi global saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Kalau melihat global, terutama di Asia, pasar seperti Korea dan Taiwan bisa unggul karena punya story terkait AI. Indonesia juga perlu menekankan keunggulan story-nya untuk meningkatkan confidence investor,” katanya.

Ia juga mengungkapkan adanya potensi kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk perusahaan besar di sektor energi yang tengah dijajaki.

Selain itu, Danantara juga tengah menyiapkan rencana jangka panjang untuk membawa salah satu investasinya menjadi perusahaan terbuka.

“Kami harap setelah ada arus kas, sekitar 2028, bisa didorong menjadi perusahaan terbuka,” imbuh Pandu.

Terkait dinamika pasar, ia menilai proses rebalancing indeks MSCI yang akan berlangsung dalam waktu dekat seharusnya tidak membawa kejutan besar, mengingat berbagai reformasi pasar modal di Indonesia sudah berjalan.

“Seharusnya tidak ada kejutan signifikan, karena regulator dan pelaku pasar sudah menjalankan proses dengan baik,” tutupnya.

Baca Juga: Investor Beralih ke Reksadana Dolar, Ini Pendorong Utamanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×