kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dampak Konflik Timur Tengah, Poundsterling Merosot Tajam


Senin, 09 Maret 2026 / 11:14 WIB
Dampak Konflik Timur Tengah, Poundsterling Merosot Tajam
ILUSTRASI. NULL (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Poundsterling (GBP) merosot ke level terendah dalam tiga bulan di US$ 1,33 pada hari Senin (9/3). Ini memperpanjang koreksi pada pekan lalu, tertekan oleh penguatan dolar AS dan tekanan politik Inggris. 

Dolar AS tetap diminati karena ketegangan di Timur Tengah memasuki pekan kedua tanpa tanda-tanda mereda setelah Presiden AS Trump menuntut penyerahan tanpa syarat Teheran. 

Seperti dikutip Trading economics, Senin (9/3), hal ini memicu kekhawatiran atas kenaikan harga minyak dan gas, memicu kekhawatiran inflasi dan menyebabkan ekspektasi investor terhadap penurunan suku bunga Bank of England (BoE) bulan ini. 

Poundsterling juga menghadapi tekanan tambahan setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menegaskan kembali keputusannya untuk tidak bergabung dengan serangan awal AS-Israel terhadap Iran, dan lebih menekankan diplomasi. 

Selama akhir pekan, Trump menepis laporan bahwa Inggris berencana untuk mengerahkan kapal induk HMS Prince of Wales ke Timur Tengah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×