kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.891   21,00   0,12%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Dalam sepekan saham-saham Grup Bakrie ini cuan hingga 16%, tertarik?


Rabu, 16 September 2020 / 17:17 WIB
ILUSTRASI. Jurnalis berada di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di zona merah pada akhir perdagangan pekan ini yaitu pada level 4.891.46 atau turu


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Investor Relations BRMS Herwin W. Hidayat mengungkapkan, hingga periode 30 Juni 2020, sebanyak US$ 408.319 atau sekitar 16% pendapatan BRMS berasal dari penjualan produk emas yang dihasilkan oleh anak perusahaan, yakni PT Citra palu Minerals (CPM) di Poboya, Palu, Sulawesi Tengah.

Hendriko menilai, peluang saham BRMS untuk semakin jauh dari zona gocap semakin terbuka lebar. “Secara teknical BRMS masih ada potensi untuk menguat dengan support saat ini di Rp 60- Rp 61. Pelemahan hari ini masih tergolong profit taking karena kenaikan yang signifikan kemarin,” terang Hendriko kepada Kontan.co.id, Rabu (16/9).

Kemarin, di saat IHSG melemah 1,18%, saham BRMS justru menguat 21,82% ke level Rp 67 per saham.

Sementara untuk saham ENRG, Hendriko menilai hari ini juga terkena aksi ambil untung (profit taking) setelah menguat selama tiga hari berturut-turut. Namun secara teknikal,  saham ENRG berpotensi mulai memasuki fase downtrend karena gagal membuat ‘higher high’. Support terdekat saat ini ada pada level Rp  55- Rp 56 sementara resistance-nya ada  pada level Rp 63-Rp 65.

Selanjutnya: Berminat Masuk Saham Grup Bakrie yang Bangun Tidur? Waspadai Risiko Nyangkut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×