kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

CPO tumbang terpicu kegagalan AS menyepakati kenaikan batas utang


Senin, 25 Juli 2011 / 12:39 WIB
ILUSTRASI. iPhone 12 dan iPhone 12 Mini


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tumbang seiring macetnya pembicaraan batas utang AS. Hal itu meningkatkan kekhawatiran negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu kemungkinan default. Kondisi ini mengancam pemulihan ekonomi global dan mengurangi permintaan komoditas.

Kontrak CPO untuk pengiriman Oktober di Malaysia Derivatives Exchange anjlok hingga 1,5% ke RM 3.092 atau setara US$ 1.039 per metrik ton, pada pukul 12.30 WIB.

Presiden Barack Obama dan Kongres gagal mencapai kesepakatan untuk menaikkan batas utang. Ketua parlemen John Boehner mengatakan, partai Republik tidak sepakat meningkatkan batas utang sebelum ada ancaman default pada 2 Agustus. Kebuntuan ini meningkatkan kesempatan Standard & Poor's memangkas peringkat kredit AS dari AAA, dalam tiga bulan menjadi 50%.

Analis Phillip Futures Pte. Chung Yang Ker menyebut, kekhawatiran terbesar adalah AS mungkin gagal bayar sebagian pinjaman mereka. Adanya penurunan peringkat kredit akan memicu kericuhan global. "Kekhawatiran AS tidak dapat mencapai kesepakatan bakal meredam sentimen di pasar, dan investor akan bersikap menunggu," ujarnya.

Sementara, produk substitusinya, kedelai untuk pengiriman November di Chicago tergerus 1,2% ke US$ 13,715 per bushel. Dan, minyak kedelai untuk pengiriman Desember turun 1% ke 56,88 sen per pound.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×