kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Chandra Asri (TPIA) jamin ketersediaan bahan baku masker dan baju pelindung diri


Kamis, 30 April 2020 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan monitoring pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400 ribu ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) di Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019).


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) siap menjamin ketersediaan bahan baku untuk masker bedah dan baju pelindung diri di dalam negeri.

Beberapa tahun belakangan, TPIA memang telah memperkenalkan bahan baku polypropylene (PP) non-woven dengan kode HS35NW untuk pasar Indonesia.

Baca Juga: Harga Minyak anjlok, saham BRPT terbang hingga 97,93% sebulan ini

Bahan baku PP non-woven jenis HS35NW tersebut kini sudah diaplikasikan untuk bahan baju pelindung diri dan masker bedah.

Khusus untuk masker bedah yang memiliki tiga lapisan, bahan baku ini ditempatkan pada lapisan pertama dan ketiga. Sementara itu, untuk baju pelindung diri, PP non-woven ini menjadi bahan baku utama.

Presiden Direktur Chandra Asri Petrochemical, Erwin Ciputra, mengatakan, pada 2020, Chandra Asri akan memproduksi HS35NW sebanyak 30-40 kiloton per annum (KTA) untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Baca Juga: Saham BRPT dan TPIA melonjak saat harga minyak anjlok, begini penjelasan analis




TERBARU

[X]
×