kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Champion Pacific berencana buyback saham


Senin, 11 Maret 2013 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Berikut kesalahan yang harus Anda hindari saat mencuci baju dengan tangan.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) berencana melakukan pembelian saham kembali (buyback). Rencana tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 27 Maret 2013.

Rencana ini tertuang dalam pengumuman panggilan RUPSLB dan RUPS Tahunan IGAR kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/3).  Dalam agenda itu, IGAR akan mengagendakan persetujuan perubahan anggaran dasar sehubungan dengan penurunan modal ditempatkan dan disetor, melalui pembelian kembali saham (buyback).

Namun hingga berita ini diturunkan, manajemen IGAR melalui Direktur Keuangan, Berry Karlis belum merespons pertanyaan dari KONTAN, karena masih berada dalam rapat RUPS.

Dengan demikian, hingga berita ini turun, belum diketahui persentase jumlah saham buyback yang akan dieksekusi IGAR. Begitu pula dengan dana yang disiapkan IGAR untuk merealisasikan rencana tersebut.

Informasi saja, dalam laporan keuangan per 31 Desember 2012, IGAR memiliki saham simpanan (treasury stock) sebanyak 77,795 juta lembar saham. Pada periode tersebut, total saham IGAR mencapai 1,05 miliar lembar saham, dengan 79,42% atau 772,11 juta lembar dimiliki oleh PT Kingsford Holdings, 5,4% atau 52,5 juta lembar dimiliki PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan sisanya 15,18% atau 147,59 juta dimiliki masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×