kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.792   97,05   1,70%
  • KOMPAS100 753   17,38   2,36%
  • LQ45 571   13,81   2,48%
  • ISSI 200   1,97   0,99%
  • IDX30 323   7,68   2,43%
  • IDXHIDIV20 397   8,26   2,12%
  • IDX80 85   1,98   2,38%
  • IDXV30 108   1,58   1,49%
  • IDXQ30 104   2,04   2,00%

Cermati baik-baik dampak pemangkasan suku bunga The Fed terhadap IHSG


Rabu, 04 Maret 2020 / 19:09 WIB
ILUSTRASI. Pelajar beraktivitas di dekat grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 5,47 poin atau 0,1 persen ke posisi 5.524,09. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Saat ini, investor masih perlu menunggu data pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020. Apabila data menunjukkan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi, maka saham-saham juga akan sulit diprediksi naik.

Dus, kondisi saat ini yang mana saham sempat di posisi 5.200 dan berhasil naik ke posisi sekitar 5.600 sudah menunjukkan kondisi cukup baik. "Jadi kenaikan hari ini sudah cukup baik, artinya masih belum yakin untuk berlanjut. Karena belum ada fundamental yang cukup untuk IHSG bisa ke sana," ujar dia. 

Baca Juga: Berhasil menguat hari ini, begini prediksi IHSG untuk besok

Ke depan, Alfred memprediksi bank-bank sentral lainnya akan mengikuti langkah The Fed termasuk Bank Indonesia. 

"Meksipun BI memangkas suku bunga, belum tentu secara cepat berpengaruh terhadap potensi peningkatan volume kredit secara cepat. Ini bukan opportunity tetapi adanya suatu potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi," kata Alfred.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×