kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Cenderung lesu di awal tahun, harga perak masih berpeluang naik


Minggu, 09 Februari 2020 / 21:39 WIB
ILUSTRASI. Silver bars are displayed at the Austrian Oegussa gold and silver separating plant in Vienna, in this file picture taken February 28, 2011.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

Di samping itu, Ariston mengungkapkan data yang dirilis Hecla Mining Stock menunjukkan adanya kenaikan produksi perak sekitar 22%. Alhasil, kondisi tersebut turun mendorong pergerkan harga perak semakin tertekan di awal tahun.

Untuk ke depan, dia memperkirakan tren harga perak masih berada di area bearish, sehingga investor lebih direkomendasikan untuk sell on strength.

Baca Juga: Harga Komoditas Energi Mulai Naik, Simak Prospek Harga Minyak, Batubara, dan Gas Alam

Aksi sell bisa dilakukan saat harga mendekati level resistance US$ 19,70 per ons troi, adapun untuk level support berada di level US$ 16,60 per ons troi.

Menurutnya, jika perkembangan virus Corona berlanjut semakin mengkhawatirkan ke depan, Ariston memprediksi harga perak bergerak menuju level resistance.

Apalagi pergerakan indikator RSI secara bulanan mengindikasikan naik karena harga berada di atas level 50. Begitu juga dengan moving average (MA)50 yang menunjukkan harga berada di atas area 50.

"Ke depan harusnya harga perak bisa mengikuti pergerakan harga emas global yang saat ini bergerak naik," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×