kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Cemas inflasi tinggi, rupiah memilih tak banyak bergerak


Rabu, 29 Desember 2010 / 10:46 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Posisi rupiah masih saja tidak banyak berubah dan ditransaksikan mendekati level paling perkasa dalam dua minggu terakhir. Di pasar mata uang beredar spekulasi, tingginya tingkat inflasi akan mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuannya.

"Kita harus mengawasi tingkat inflasi. Pemerintah kemungkinan harus mengambil tindakan untuk mengerem laju inflasi tahun depan. Selain itu, jelang akhir tahun, tingkat likuiditas juga sangat tipis," jelas Bambang Eko Joewono, head of global market division PT Bank UOB Buana kepada Bloomberg.

Asal tahu saja, pada pukul 09.39, rupiah ditransaksikan pada level 9.020 dari posisi penutupan kemarin 9.018. Sebelumnya, rupiah sempat menjajal level 9.009, yang merupakan posisi paling perkasa sejak 15 Desember.

Sepanjang tahun ini, rupiah sudah terapresiasi sebesar 4,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×