kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Cemas inflasi tinggi, rupiah memilih tak banyak bergerak


Rabu, 29 Desember 2010 / 10:46 WIB
Cemas inflasi tinggi, rupiah memilih tak banyak bergerak


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Posisi rupiah masih saja tidak banyak berubah dan ditransaksikan mendekati level paling perkasa dalam dua minggu terakhir. Di pasar mata uang beredar spekulasi, tingginya tingkat inflasi akan mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuannya.

"Kita harus mengawasi tingkat inflasi. Pemerintah kemungkinan harus mengambil tindakan untuk mengerem laju inflasi tahun depan. Selain itu, jelang akhir tahun, tingkat likuiditas juga sangat tipis," jelas Bambang Eko Joewono, head of global market division PT Bank UOB Buana kepada Bloomberg.

Asal tahu saja, pada pukul 09.39, rupiah ditransaksikan pada level 9.020 dari posisi penutupan kemarin 9.018. Sebelumnya, rupiah sempat menjajal level 9.009, yang merupakan posisi paling perkasa sejak 15 Desember.

Sepanjang tahun ini, rupiah sudah terapresiasi sebesar 4,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×