kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.680   -103,00   -0,58%
  • IDX 6.653   57,16   0,87%
  • KOMPAS100 870   11,15   1,30%
  • LQ45 661   8,94   1,37%
  • ISSI 231   1,89   0,82%
  • IDX30 370   4,66   1,28%
  • IDXHIDIV20 458   6,93   1,54%
  • IDX80 99   1,26   1,29%
  • IDXV30 126   2,38   1,92%
  • IDXQ30 119   1,92   1,65%

Cadangan AS diprediksi melonjak, minyak tertekan


Selasa, 12 November 2013 / 09:53 WIB
ILUSTRASI. Saatnya Menginap di Hotel Impian Cuma Rp100.000 dari Mister Aladin s.d 7 Juli 2022


Sumber: Bloomber | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) pagi ini (12/11) jatuh dari level tertingginya di bulan November. Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Desember turun sebesar 26 sen menjadi US$ 94,88 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 11.37 waktu Sydney, kontrak yang sama diperdagangkan di posisi US$ 94,94 per barel.

Kemarin, harga kontrak minyak yang sama naik 0,6% menjadi US$ 95,14 per barel. Ini merupakan level tertinggi sejak 31 Oktober lalu.

Penurunan harga minyak hari ini terjadi sebelum dirilisnya data cadangan minyak AS yang diramal akan mencatatkan kenaikan terbesar dalam empat bulan terakhir. Sekadar tambahan informasi, hasil survei Bloomberg menunjukkan, cadangan minyak AS akan naik sebanyak 500.000 barel pada periode yang berakhir 8 November lalu.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Desember naik US$ 1,28 atau 1,2% menjadi US$ 106,40 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×