CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bursa Wall Street Tancap Gas usai Iran Buka Selat Hormuz


Sabtu, 18 April 2026 / 04:37 WIB
Bursa Wall Street Tancap Gas usai Iran Buka Selat Hormuz
ILUSTRASI. Bursa AS - Wall Street (REUTERS/Jeenah Moon)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kabar pembukaan Selat Hormuz oleh Iran menggairahkan bursa Wall Street. Indeks Wall Street pun ditutup melejit di akhir pekan ini.

Jumat (17/4/2026), indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi naik 365,78 poin atau 1,52% menjadi 24.468,48, mencatat kenaikan ke-13 berturut-turut, menandai rentetan kemenangan terpanjang sejak tahun 1992.

Indeks Dow Jones Industrial Average juga melejit naik 868,71 poin atau 1,79% ke level 49.447,43, dan indeks S&P 500 naik 84,78 poin atau 1,20% menjadi 7.126,06.

Investor menyambut baik keputusan Iran untuk membuka Selat Hormuz dan optimistis bahwa negara itu dapat mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang.

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok, Bursa Global Menguat Usai Iran Pastikan Selat Hormuz Dibuka

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa jalur pelayaran untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz "sepenuhnya terbuka" setelah perjanjian gencatan senjata di Lebanon.

Hal ini menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa pembicaraan dapat berlangsung akhir pekan ini antara Teheran dan Washington. Trump juga bilang, mereka dapat segera mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang Iran, yang telah menewaskan ribuan orang sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Meskipun pernyataan dari kedua belah pihak menimbulkan ketidakpastian tentang seberapa cepat pengiriman dapat dilanjutkan, harga minyak mentah AS anjlok lebih dari 11%, mengurangi kekhawatiran inflasi. Selat Hormuz adalah jalur air vital untuk transportasi energi global.

"Kekhawatiran tentang minyak yang akan memperlambat perekonomian dunia berkurang karena proses menuju kesepakatan akhir yang mungkin terjadi terus berlanjut," kata Bob Doll, CEO Crossmark seperti dilansir Reuters.

Meskipun belum ada kesepakatan AS-Iran yang ditandatangani, Doll bilang, ttampaknya situasinya mengarah ke arah yang cukup untuk mendorong pasar naik.

Baca Juga: IHSG Rebound ke 7.634, Intip Saham yang Banyak Diborong Asing di Akhir Pekan Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×