kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Bursa Thailand amblas, indeks emerging terjerembab


Jumat, 22 Maret 2013 / 16:42 WIB
Bursa Thailand amblas, indeks emerging terjerembab
ILUSTRASI. Kurs rupiah diperkirakan bergerak melemah khawatir akan krisis utang di China. ./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/03/11/2020.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONG KONG. Bursa emerging markets jatuh ke level terendah dalam tiga bulan terakhir. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 17.00 waktu Hong Kong, indeks MSCI Emerging Markets turun 0,6% menjadi 1.016. Jika diakumulasikan, sepanjang pekan ini, indeks emerging market sudah merosot sebesar 2,5%.

Salah satu faktor yang menggerus indeks emerging market adalah penurunan indeks acuan Thailand yang mencatatkan penurunan terbesar sejak September 2011 lalu.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa emerging. Salah satunya yakni: PetroChina turun 1,4% setelah terjadi penurunan laba bersih menjadi 115,3 miliar yuan atau US$ 18,6 pada tahun lalu. Selain itu, ada pula saham Yuexiu Property yang anjlok 7% setelah kinerja di bawah estimasi analis.

"Pasar saham mulai mereda karena masalah Siprus. Sebab, investor tidak menyukai ketidakpastian," jelas Gopal Agrawal, chief investment officer Mirae Asset Global Investment. Dia menambahkan, kinerja emiten di seluruh emerging market tertekan oleh inflasi dan suku bunga acuan.

Sekadar tambahan informasi, indeks SET Thailand turun 3,2%, terbesar di antara indeks acuan di kawasan Asia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×