kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Bursa saham China terdongkrak stimulus moneter


Rabu, 11 Februari 2015 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Patung raksasa KAWS yang berada di kawasan Candi Prambanan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menuai kontroversi karena berlokasi di situs bersejarah.Foto : Instagram @KAWS/ Brian Donnelly


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

BEIJING. Bursa saham China diperkirakan bakal melonjak hingga 20% didorong kebijakan stimulus dan reformasi yang dilakukan untuk sejumlah perusahaan milik negara. Pada penutupan perdagangan Rabu (11/2), Shanghai Composite Index menguat 0,5%. 

Chief Investment Officer (CIO) Ping An Russell Investment Management (Shanghai) Co, perusahaan joint venture antara Ping An Insurance (Group) Co dan Russell Investments Ltd, Brian Ingram memprediksi, sejumlah perusahaan akan mengalami kenaikan pendapatan pada semester kedua tahun ini. 

Kenaikan pendapatan menjadi efek positif dari diturunkannya suku bunga oleh otoritas moneter China. Ditambah dengan upaya pemerintah China untuk mendorong perusahaan milik negara memperluas ekspansi di luar negeri. 

Stimulus ekonomi yang dilakukan oleh Bank Sentral China juga bakal mendorong kinerja perusahaan China. Sebelumnya Bank Sentral China telah menurunkan syarat cadangan wajib perbankan, seiring dengan turunnya ekspor dan industri manufaktur.  "Kami tidak akan terkejut jika ada penguatan hingga 20%," kata Ingram.  

Prediksi Ingram ini berbanding terbalik dengan perkiraan sejumlah bank global termasuk JPMorgan Chase & Co. Perusahaan ini menilai akan ada penurunan bursa saham di China. Penurunan terjadi disebabkan adanya kekhawatiran, bahwa stimulus moneter akan kehilangan potensinya menggerakkan ekonomi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×