kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.894   12,00   0,07%
  • IDX 6.288   -85,38   -1,34%
  • KOMPAS100 821   -14,50   -1,74%
  • LQ45 625   -8,53   -1,35%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 350   -4,39   -1,24%
  • IDXHIDIV20 426   -3,39   -0,79%
  • IDX80 94   -1,57   -1,65%
  • IDXV30 117   -1,27   -1,08%
  • IDXQ30 111   -1,01   -0,90%

Bursa Asia terkoreksi setelah kemarin melaju kencang


Kamis, 18 April 2019 / 08:40 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar saham Asia mengambil napas setelah lonjakan pada perdagangan kemarin. Kamis (18/4) pukul 8.31 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,10% ke 22.255. Indeks Hang Seng turun 0,27% ke 30.048.

Kospi turun 0,56% ke 2.233. Indeks ASX 200 turun 0,02% ke 6.255. FTSE Malaysia turun 0,36% ke 1.615. Sedangkan Taiex masih menguat 0,41% ke 11.042 dan Straits Times menguat tipis 0,06% ke 3.350.

Mata uang Asia yang mayoritas menguat pada perdagangan kemarin pun hari ini terkoreksi terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Penguatan mata uang masih tampak pada rupiah yang kemarin libur, yen, peso, dollar Taiwan, yuan, dan dollar Singapura.

Koreksi pasar ini terjadi setelah kemarin indeks Shanghai melonjak 2,39%, Hang Seng naik 1,07%, dan Nikkei menguat 0,24%.

Chris Weston, head of research Pepperstone mengatakan ekonomi global saat ini sedang hiatus. "Investor mulai yakin akan melihat kondisi yang lebih baik pada kuartal kedua dan mungkin kuartal ketiga," kata Weston kepada Reuters.

Wall Street semalam ditutup turun akibat tekanan pada saham-saham sektor kesehatan. Defisit perdagangan AS dengan China mengecil akibat penurunan impor dari China pada bulan Februari. Hari ini, investor akan mencermati PMI manufaktur dan jasa di Eropa untuk melihat kondisi ekonomi benua biru. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×