kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bursa Asia terjatuh akibat sentimen ini


Senin, 13 Oktober 2014 / 08:25 WIB
ILUSTRASI. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat produksi batubara 6,8 juta ton pada kuartal I 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia kembali tak berkutik pada transaksi awal pekan ini (13/10). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.54 waktu Seoul, indeks MSCI Asia Pacific di luar indeks Jepang tergerus 0,4% menuju level terendahnya sejak Maret lalu.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan turun 1,1%, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,7%, dan indeks NZX 50 Selandia Baru turun 1%. Sedangkan  pasar saham Jepang ditutup karena libur nasional.

Ada beberapa sentimen yang mempengaruhi bursa Asia. Pertama, the Federal Reserve memberikan sinyal akan terjadinya perlambatan ekonomi global yang akan berdampak pada penundaan bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga acuan. Kedua, ten menguat ke level tertingginya dalam tiga pekan terakhir.

Ketiga, harga komoditas seperti harga emas melompat 0,6%. Sedangkan harga minyak terus melorot.

"Banyak sekali faktor yang mendorong investor melakukan aksi jual. Pelaku pasar sangat mencemaskan situasi di Eropa dan data perlambatan ekonomi yang dirilis belakangan ini. Investor bertanya-tanya seberapa lama lagi AS akan bertahan di saat koleganya mengalami perlambatan," jelas Walter Todd, chief investment officer Greenwood Capital Associates.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×