kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.899   76,00   0,43%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Bursa Asia Tenggara berguguran kecuali Vietnam


Kamis, 15 Agustus 2013 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Juga Termasuk Gejala Omicron, Ini Cara mengatasi Pilek Secara Cepat dan Tanpa Obat


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

BANGKOK. Bursa saham Asia Tenggara bertumbangan pada hari ini Kamis (15/8) karena ketidakpastian kebijakan stimulus di Amerika Serikat. Banyak investor berhati-hati melakukan transaksi.

Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,6% setelah naik 2,2% dalam dua hari terakhir. Saham perbankan dan properti turun karena pialang berhati-hati mengambil sikap menjelang pengumuman tingkat suku bunga acuan atau BI rate.

Proyeksi dari analis yang dihubungi Reuters menyebutkan, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada level 6,5%. Responden memperkirakan, kenaikan BI rate akan menyulitkan ekonomi Indonesia yang saat ini dilanda inflasi dan defisit transaksi.

Sementara itu, bursa saham Singapura tumbang 0,8% setelah berhasil naik pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, bursa saham Malaysia nyaris tidak berubah, sedangkan bursa saham Thailand turun 0,6% dan Filipina terpeleset 1,3%.

Berbeda dengan penampilan bursa saham Vietnam yang justru berlawanan arah dengan bursa regional. Indeks VN Vietnam justru naik 1% karena sejumlah saham blue chips di bidang energi dan perbankan menguat setelah laporan labanya positif.

Sementara itu, indeks MSCI Asia Tenggara turun 0,6% sedangkan indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang  turun tipis 0,1% karena ketidakpastian atas kebijakan stimulus dari The Federal Reserve. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×