kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia rebound terkerek lompatan harga minyak


Jumat, 09 Oktober 2015 / 08:27 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia kembali mencatatkan kenaikan pada transaksi akhir pekan ini (9/10). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.35 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific mendaki 0,8% setelah kemarin ditutup 0,4%. Dengan demikian, sepanjang pekan ini, indeks di kawasan regional ini sudah melaju hingga 4,7% dan merupakan performa mingguan terbaik sejak 2 Desember 2011.

Sementara itu, indeks Topix melompat 1,1% dan melesat 3,6% di sepanjang pekan ini. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,9% dan melaju 4,1% pada pekan ini. Adapun indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,6% dan menuju kenaikan mingguan sebesar 1,2%.

Bursa Asia kembali bersemangat seiring lonjakan harga minyak dunia yang mendekati level US$ 50 per barel. Selain itu, dollar AS masih melemah versus mata uang emerging market setelah notulensi The Federal Reserve mengindikasikan bank sentral As tersebut tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga acuan.

"Sepertinya pembalikan arah harga minyak ini akan bertahan. Investor tidak lagi pesimistis. Meski kondisi ekonomi tidak sebaik yang diharapkan, namun ada ekspektasi dukungan bank sentral," jelas Michael McCharthy, chief market strategist CMC Markets di Sydney.

Sekadar tambahan informasi, pasar saham di Taiwan dan Korea Selatan hari ini ditutup karena libur nasional. Sedangkan Filipina dijadwalkan akan merilis tingkat ekspor dan Thailand akan mengumumkan cadangan devisanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×