kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Bursa Asia menguat jelang akhir pekan, Wall Street menambah tenaga pendakian pasar


Jumat, 21 Agustus 2020 / 09:00 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia bergerak dengan kecenderungan menguat setelah mayoritas turun pada perdagangan kemarin.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak dengan kecenderungan menguat setelah mayoritas turun pada perdagangan kemarin. Jumat (21/8) pukul 8.51 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,41% ke 22.975.

Hang Seng menguat 0,52% ke 24.920. Sedangkan indeks Shanghai menguat 0,54% ke 3.382.

Kospi naik 0,56% ke 2.287. Straits Times menanjak 0,18% ke 2.533. Hanya indeks FTSE Bursa Malaysia yang pagi ini melemah tipis 0,04% ke 1.574.

Baca Juga: Harga minyak hanya naik tipis jelang akhir pekan, kelebihan pasokan jadi penghalang

Kenaikan bursa Asia ini menyusul penguatan Wall Street pada perdagangan semalam. Bahkan, Nasdaq Composite di bursa saham Amerika Serikat (AS) mencapai rekor tertinggi ditopang saham-saham teknologi. "Saham-saham teknologi melanjutkan tren naik dengan inovasi dan bisnis yang tidak terganggu oleh shutdown," kata Mitch Rubin, chief investment officer RiverPark Funds kepada Reuters.

Tapi, Rubin mengingatkan bahwa sektor teknologi yang selama ini memimpin mungkin akan kehilangan momentum. 

Baca Juga: Harga emas menguat lagi pada Jumat (21/8), ini penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×