kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Bursa Asia merah tersulut ancaman kesepakatan dagang AS-China


Kamis, 21 November 2019 / 08:37 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

Dewan Perwakilan AS pada Rabu mengesahkan dua undang-undang yang dimaksudkan untuk mendukung para pengunjuk rasa di Hong Kong dan mengirim peringatan ke China tentang hak asasi manusia.

Undang-Undang yang membuat China marah dikirim ke Gedung Putih agar diteken Presiden AS Donald Trump atau memveto perundingan dagang yang rumit dengan Beijing.

Trump diperkirakan akan menandatangani beleid tersebut, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

"China pasti akan menganggap ini sebagai gangguan dalam urusan dalam negerinya dan kemungkinan akan berpikir tidak perlu lagi membuat konsesi perdagangan," kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Bursa Asia dibuka bervariasi, dibayangi sentimen kesepakatan dagang AS-China

Sementara itu, para pakar perdagangan dan orang-orang yang dekat dengan Gedung Putih mengatakan penyelesaian kesepakatan perdagangan AS-China bisa tertunda hingga tahun depan, ketika China menekan kenaikan tarif yang lebih luas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×