kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Bursa Asia melemah di perdagangan terakhir bulan November


Jumat, 29 November 2019 / 08:59 WIB
Bursa Asia melemah di perdagangan terakhir bulan November
ILUSTRASI. Pengunjungi berjalan di samping layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/11/2019). Bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada perdagangan terakhir bulan November ini.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada perdagangan terakhir bulan November ini. Jumat (29/11) pukul 8.43 WIB, indeks Nikkei turun tipis 0,01% ke 23.407. Hang Seng merosot 1,54% ke 26.483.

Indeks Shanghai pun terkoreksi 0,02% ke 2.889. Indeks Taiex melemah 0,35% ke 11.581. Kospi turun 0,85% ke 2.100. Sedangkan Straits Times tergerus 0,37% ke 3.188. Indeks bursa Malaysa FTSE turun 0,10% ke 1.582.

Baca Juga: Rupiah melemah 0,37% sepanjang November, masih menguat 2% sejak awal tahun

Pernyataan balas dendam China setelah Amerika Serikat (AS) meloloskan RUU yang mendukung demonstrasi anti-pemerintah Hong Kong menjadi penekan bursa dalam dua hari terakhir ini.

"Karena legislasi AS ini disetujui penuh oleh Senat dan hanya satu anggota DPR yang menentang, RUU ini diprediksi segera efektif," kata Norihiro Fujito, chief investment strategist Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters.

Baca Juga: Terpopuler: Saham-saham yang ditadah asing, IHSG turun ke bawah level 6.000

Fujito mengatakan, China sudah diprediksi akan melawan hal ini. "Pertanyaan selanjutnya adalah apa langkah nyata yang akan diambil China. Asumsi yang beredar di investor adalah bahwa langkah ini tidak akan mengganggu kesepakatan dagang karena China tertekan pelemahan ekonomi," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×