kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan terakhir pekan ini


Jumat, 15 November 2019 / 08:51 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia kompak menguat. Jumat (15/11) pukul 8.39 WIB, indeks Nikkei 225 naik 0,78% ke 23.320.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (15/11) pukul 8.39 WIB, indeks Nikkei 225 naik 0,78% ke 23.320.

Indeks Hang Seng menguat 0,80% le 26.533. Taiex naik 0,67% ke 11.526. Kospi menanjak 0,86% ke 2.157. Sedangkan Straits Times menguat 0,26% ke 3.240 dan FTSE Malaysia naik 0,11%.

Kekhawatiran pasar tampaknya mulai mereda seiring dengan masuknya investor ke pasar saham. Harga emas dan yen melemah yang menandakan bahwa investor mengendurkan posisi pada safe haven.

Baca Juga: Wall Street bergerak tipis, kesepakatan dagang fase satu sulit tercapai?

Di tengah spekulasi bahwa negosiasi Amerika Serikat (AS) dan China buntuk, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa AS makin mendekati kesepakatan dagang dengan China.

Kemarin, kementerian perdagangan China mengatakan bahwa kedua negara tengah dalam diskusi mendalam tentang kesepakatan dagang dan bahwa pembatalan tarif merupakan syarat penting untuk mencapai kesepakatan. China juga mengakhiri larangan impor ternak dari AS. Kantor perwakilan perdagangan AS mengatakan bahwa pembukaan larangan ini akan mencapai nilai US$ 1 miliar pengiriman ke China.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham Profindo Sekuritas untuk perdagangan Jumat (15/11)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×