kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.537   7,00   0,04%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bursa Asia Kompak Melemah pada Jumat (6/2) Pagi, Mengekor Penurunan Wall Street


Jumat, 06 Februari 2026 / 08:22 WIB
Bursa Asia Kompak Melemah pada Jumat (6/2) Pagi, Mengekor Penurunan Wall Street
ILUSTRASI. Bursa Asia melemah, mengekor penurunan Wall Street yang dipicu oleh pelemahan saham teknologi AS dan mata uang kripto.(REUTERS/Kim Kyung-Hoon)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka memerah pada perdagangan Jumat (6/2/2026). Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 turun 258,33 poin atau 0,51% ke 53.558,11, Kospi turun 179,33 poin atau 3,47% e 4.984,02, ASX 200 turun 165,42 poin atau 1,86% ke 8.723,10, Straits Times turun 39,79 poin atau 0,78% ke 4.936,91, dan FTSE Mlaysia turun 6,25 poin atau 0,36% ke 1.724,23.

Bursa Asia melemah, mengekor penurunan Wall Street yang dipicu oleh pelemahan saham teknologi AS dan mata uang kripto.

Saham Asia jatuh hingga 1,1% setelah indeks Wall Street melemah. 

Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,53%, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Kemarin, Kamis (6/2)

"Ini merupakan pekan yang sulit bagi investor yang memiliki eksposur besar pada bagian pasar yang memimpin kenaikan," kata Mona Mahajan di Edward Jones seperti dikutip Bloomberg.

"Teknologi dan AI terlintas dalam pikiran, tetapi baru-baru ini kami melihat emas dan logam mulia mengalami penurunan harga, serta bitcoin dan aset kripto secara lebih luas."

Saham-saham di Korea Selatan, yang merupakan barometer investasi kecerdasan buatan, turun hingga 5,1% pada Jumat, sebelum kemudian rebound sebagian.

Baca Juga: Moody’s Pangkas Outlook Indonesia Jadi Negatif, Begini Kata OJK

"Para investor mempertanyakan komitmen mereka terhadap pilar-pilar yang telah menopang pasar selama enam bulan terakhir:AI, kripto dan logam mulia," kata Tony Sycamore, analis pasar di IG Australia dalam sebuah catatan.

"Ini meningkatkan kemungkinan terjadinya penurunan yang lebih dalam."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×