kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia kompak berguguran pada pagi ini


Selasa, 13 November 2018 / 08:53 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia kompak menurun pada perdagangan Selasa (13/11) pagi. Pukul 8.45 WIB pagi ini, indeks Nikkei 225 merosot 3,21% ke level 21.555. Hang Seng terjerembap hingga 1,87% ke level 25.156.

Sedangkan indeks Shanghai turun 1,03% ke 2.603. Taiex tergerus 1,61% ke 9.672 dan indeks Kospi turun 1,72% ke level 2.044.

Indeks ASX 200 terkoreksi 1,65% ke level 5.843. Sedangkan Straits Times turun 1,13% ke 3.033 dan FTSE Malaysia tergerus 0,77% ke 1.683.

Kekhawatiran perlambatan ekonomi China dan wilayah Asia masih menjadi sentimen negatif pasar. Khoon Goh, head of Asia research ANZ Banking Group menyebut, dana asing sempat kembali ke pasar Asia pada awal bulan ini seiring harapan perbaikan hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dan China. "Hasil pertemuan kedua kepala negara akan sangat memengaruhi aliran portofolio ke Asia hingga akhir tahun," kata Goh kepada Reuters.

Beberapa hal yang mengancam bursa Asia antara lain kalau AS dan China gagal mencapai kesepakatan dagang pada awal Desember. Selain itu, bank sentral AS Federal Reserve diramal akan menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan bulan depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×