kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia cenderung tertekan di awal perdagangan Selasa (18/8)


Selasa, 18 Agustus 2020 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Selasa (18/8) pukul 8.35 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,42% ke 22.997.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia cenderung turun pada awal perdagangan hari ini. Selasa (18/8) pukul 8.35 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,42% ke 22.997.

Kospi melemah 0,26% ke 2.400. Straits Times masih turun 0,33% ke 2.563. Sedangkan Hang Seng menguat 0,06% ke 25.353. FTSE Bursa Malaysia naik 0,19% ke 1.563. 

Sementara ASX 200 menguat 0,15% ke 6.084 setelah Australia mengumumkan kasus baru corona yang lebih rendah daripada kemarin.

Baca Juga: Nasdaq mencapai level tertinggi terdongkrak saham teknologi, Boeing menekan Dow Jones

Rekor tertinggi indeks Nasdaq pada perdagangan semalam tak mampu mengangkat bursa Asia pagi ini. Pasar saham menunggu rilis risalah rapat Federal Reserve esok. Spekulasi yang mencuat adalah The Fed akan mengadopsi target inflasi rata-rata yang akan mengangkat inflasi di atas 2% dalam beberapa waktu ke depan. 

Pasar komoditas pagi ini pun turun setelah kemarin melesat. Pagi ini, harga minyak tergelincir setelah menguat 2% pada perdagangan kemarin.

Harga emas pun turun setelah gagal bertahan di atas US$ 2.000 pada perdagangan kemarin.

Baca Juga: Pasar Prediksi Bunga Acuan BI Tetap 4%, Begini Proyeksi Arah IHSG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×