kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.122   90,08   1,12%
  • KOMPAS100 1.144   12,39   1,09%
  • LQ45 829   7,62   0,93%
  • ISSI 288   4,10   1,44%
  • IDX30 431   4,19   0,98%
  • IDXHIDIV20 518   4,93   0,96%
  • IDX80 128   1,44   1,14%
  • IDXV30 141   2,01   1,44%
  • IDXQ30 140   1,32   0,95%

Bursa Asia Bergerak Variasi pada Jumat (22/8/2025) Pagi


Jumat, 22 Agustus 2025 / 08:35 WIB
Bursa Asia Bergerak Variasi pada Jumat (22/8/2025) Pagi
ILUSTRASI. Bursa Asia bergerak dalam kisaran sempit karena para pedagang mengurangi taruhan pemotongan suku bunga bank sentral AS. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak variasi pada perdagangan Jumat (22/8/2025) pagi. Pukul 08.18 WIB, indeks Nikkei 225 turun 6,73 poin atau 0,01% ke 42.605,12, Hang Seng naik 100,42 poin atau 0,40% ke 25.205,04.

Taiex naik 1093,64 poin atau 0,44% ke 24.069,02, Kospi naik 34,13 poin atau 1,06% ke 3.175,77, ASX 200 turun 9,09 poin atau 0,10% ke 9.010, Straits Times turun 0,19 poin atau 0,01% ke 4.230,73 dan FTSE Malaysia naik 3,06 poin atau 0,19% ke 1.596,34. 

Bursa Asia bergerak dalam kisaran sempit setelah saham dan obligasi AS jatuh karena para pedagang mengurangi taruhan pemotongan suku bunga bank sentral AS.

Mengutip Bloomberg, saham di Jepang dan Australia turun, sedangkan saham di Korea Selatan naik.

Baca Juga: Bursa Asia Mixed Pada Perdagangan Kamis (21/8/2025) Pagi, Mayoritas Indeks Menguat

Data ekonomi AS yang lebih kuat dan nada yang lebih agresif dari para pejabat The Fed telah mendorong pasar uang untuk memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada September sebesar 70%, berkurang dari 90% pada pekan lalu.

Fokus investor kini beralih pada simposium bank sentral di Jackson Hole. Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan berbicara pada Jumat pukul 10 pagi waktu New York.

"Kunci dari simposium Jackson Hole adalah apakah Ketua The Fed memperbarui fungsi reaksi kebijakan moneternya," kata Calvin Tse di BNP Paribas.

"Dalam skenario dasar kami, Powell tetap berpegang pada fungsi reaksinya yang ditetapkan pada Juli. Kami pikir ini akan mengejutkan pasar secara hawkish."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×