kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Bursa AS terjungkal akibat konflik berkepanjangan di Libya


Selasa, 08 Maret 2011 / 05:01 WIB
ILUSTRASI. Turis mengenakan masker saat melancong ke Singapura. REUTERS/Feline Lim


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS ditransaksikan melorot kemarin malam. Semakin mencekamnya kondisi keamanan di Libya kian mendorong kenaikan harga minyak. Selain itu, saham-saham produsen chip mengalami penurunan setelah Wells fargo & Co menurunkan rekomendasi untuk industri tersebut.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P anjlok 0,8% menjadi 1.310,13 setelah sebelumnya naik 0,5%. Sementara, indeks Dow Jones tergerus 0,7% menjadi 12.090,03.

Saham-saham yang mempengaruhi pergerakan bursa AS kemarin malam di antaranya: Intel Corp turun 1,6%, Micron Technology Inc turun 5,2%, dan JDS Uniphase Corp turun 6,9%. Sementara itu, Alcoa Inc Intel Corp, dan Hewlett Packard Co masing-masing anjlok 1,4%.

"Kecemasan geopolitik Libya dan lonjakan harga minyak dunia merupakan faktor utama yang membuat pasar terjungkal. Pasar bergerak liar akibat banyaknya berita yang datang dari Timur Tengah," jelas John Kattar, chief investment officer Eatern Investment Advisors di Boston.

Sekadar tambahan, konflik di Libya yang berkepanjangan semakin membuat harga minyak membumbung. Kemarin, kontrak harga minyak untuk pengantaran April naik 2,4% menjadi US$ 106,95 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×