kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bursa AS lanjutkan penurunan di hari keempat


Jumat, 27 Maret 2015 / 06:15 WIB
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera menerbitkan aturan baru terkait batasan bunga fintech peer to peer (P2P) lending.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Bursa Amerika Serikat (AS) lanjutkan penurunan di hari keempat. Ini menjadi penurunan terpanjang sejak Januari lalu. 

Indeks Standard & Poor 500 melemah 0,24% atau 4,90 poin ke level 2.056,15 pada penutupan perdagangan 16,00 waktu New York. Sementara, Dow Jones Industrial Average turun 0,23% atau 40,31 poin ke level 17.678,23 dan Indeks Nasdaq Composite ditutup turun 13,16 poin atau 0,27% ke level 4.863,36. 

"Saya sedikit kecewa karena pasar tidak bisa melanjutkan penguata sejak pekan lalu," kata Bruce Bittles, chief investments strategist RW Baird. 

Indeks S & P 500 telah jatuh sebesar 2,5 % pada minggu ini, turun 0,1 % untuk tahun ini, karena data manufaktur penjualan rumah mengalami penurunan menimbulkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi mungkin melambat menurut para analis dan pada saat yang sama juga analis memperkirakan kontraksi pertama dalam laba kuartalan sejak 2009. Yaman melakukan perlawanan terhadap Iran dan Arab Saudi, sebagai eksportir minyak utama dunia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×