kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bursa AS ditutup melemah jelang risalah The Fed


Rabu, 08 April 2015 / 06:18 WIB
Bursa AS ditutup melemah jelang risalah The Fed
ILUSTRASI. Ini 4 Manfaat Konsumsi Pisang Mentah bagi Kesehatan Tubuh. KONTAN/Daniel Prabowo


Sumber: Bloomberg | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pasca kenaikan dalam kurun waktu dua hari berlakangan. Pelemahan ini dipicu penurunan saham-saham konsumen menjelang pengumuman risalah dari pertemuan Federal Reserve pada Rabu ini.

Indeks Standard & Poor 500 tergelincir 0,2% menjadi 2.076,31 pukul 16.00 waktu New York. Dow Jones Industrial Average turun 5,43 poin, atau 0,03%, ke 17.875,42 dan Nasdaq Composite turun 7,08 poin, atau 0,14%, ke 4.910,23.

Joe Bell, a Cincinnati-based senior equity analyst at Schaeffer’s Investment Research Inc menuturkan para pelaku pasar tengah menunggu laporan dari FOMC. “Menanti petunjuk berdasarkan laporan ekonomi seberapa cepat mereka akan memutuskan kebijakan menaikkan suku bunga,” katanya.

Setelah pertemuan kebijakan Maret, the Fed menghapus janji untuk "bersabar" dalam memulai menaikkan suku bunganya dari pernyataan, yang analis lihat sebagai isyarat untuk membuka jalan bagi kenaikan suku bunga bunga secepatnya pada Juni 2015.

Namun, pekan lalu merujuk data nonfarm payrolls yang lemah, kian mengindikasikan kebijakan suku bunga rendah akan dipertahankan lebih lama lagi. Tetapi, para pejabat Fed masih menunjukkan optimisme tentang pemulihan ekonomi AS.

Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart menuturkan pada Senin kemarin bahwa pelemahan ekonomi baru-baru ini mungkin tidak akan berlanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×