kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Bursa AS berakhir di zona merah


Sabtu, 07 Desember 2013 / 06:55 WIB
ILUSTRASI. Rupiah berpotensi melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Jumat (22/7).


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa Saham Amerika Serikat (AS) tumbang saat pembukaan perdagangan, Jumat (6/13). Adanya pertumbuhan data ekonomi dan manufaktur membuat adanya spekulasi Federal Reserve mengurangi stimulus dalam waktu dekat.

Indeks Standard & Poor 500 turun kurang dari 0,1% menjadi 1.805,09. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 66,21 poin, atau melemah sebesar 0,4% menjadi 16.020,20. “Kekhawatiran akan kebijakan Fed kembali mencuat di pasar saham," kata Anna Rathbun, direktur riset dana pensiun CBIZ Inc di Cleveland, Ohio kepada Bloomberg.

"Investor waspada atas kemungkinan pemangkasan stimulus The Fed. Namun jumlah tenaga kerja sudah cukup membaik bagi investor," kata Rathbun.

Laporan ekonomi sepekan menyebutkan adanya pertumbuhan ekonomi terbesar di AS. Kemudian, tingkat pengangguran turun ke level terendah lima tahun. Sementara itu, produk domestik bruto (PDB) AS naik 3,6% di kuartal ketiga, kenaikan tertinggi sejak kuartal I 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×