kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.162   18,00   0,10%
  • IDX 7.691   14,75   0,19%
  • KOMPAS100 1.066   3,66   0,34%
  • LQ45 767   3,02   0,39%
  • ISSI 280   2,52   0,91%
  • IDX30 408   1,41   0,35%
  • IDXHIDIV20 493   1,92   0,39%
  • IDX80 119   0,38   0,32%
  • IDXV30 139   2,29   1,68%
  • IDXQ30 130   0,36   0,27%

Astra Agro (AALI) Bagi Dividen Final Tahun 2025 Rp335 per saham


Rabu, 15 April 2026 / 12:38 WIB
Astra Agro (AALI) Bagi Dividen Final Tahun 2025 Rp335 per saham
ILUSTRASI. Pabrik kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (KONTAN/Nur Qolbi)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membagikan dividen final sebesar Rp 335 per saham dari buku tahun 2025.

Direktur Astra Agro Tingning Sukowignjo mengatakan, AALI membagikan dividen total sebesar Rp881,5 miliar atau Rp458 per saham. Ini 60% dari laba bersih AALI di tahun 2025.

Sebelumnya, pada 24 Oktober 2025, AALI telah membayarkan dividen interim sebesar Rp236 miliar atau Rp123 per saham. 

Baca Juga: Pefindo Catat Penerbitan Obligasi Korporasi Rp 59,4 Triliun Kuartal I-2026

“Sisanya sebesar Rp647 miliar atau Rp335 per saham akan dibayarkan pada 13 Mei 2026 kepada pemegang saham,” ujarnya dalam Public Expose AALI, Rabu (15/4).

Sebagai gambaran, AALI membukukan laba bersih senilai Rp1,5 triliun di tahun 2025. Ini naik 28% year-on-year (yoy) di tengah volatilitas harga crude palm oil (CPO) dan turunannya.

Perseroan juga mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar 31% menjadi Rp28,66 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp21,82 triliun. 

Presiden Direktur Astra Agro Djap Tet Fa mengungkapkan, peningkatan pendapatan merupakan efek dari kenaikan produksi CPO sebesar 6% yoy menjadi 1,2 juta ton dan produksi kernel sebesar 8% yoy menjadi 252 ribu ton. 

“Adapun volume penjualan CPO dan turunannya di 2025 naik 13% menjadi 1,8 juta ton,” ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Tingning menambahkan, AALI juga senantiasa berupaya mengendalikan biaya dan beban pengeluaran secara disiplin. Dengan begitu, perseroan mampu mengoptimalkan kinerja di tengah volatilitas harga komoditas.

“Strategi ini kami tujukan untuk  menjaga daya saing biaya produksi dalam mengantisipasi volatilitas harga CPO,” ungkapnya.

Baca Juga: Harga Naik Tajam, Saham KONI dan BAPA Masuk Radar UMA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×