kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Bukit Uluwatu (BUVA) Masuk Radar Buy, Ini Target Harga dan Level Kuncinya


Selasa, 28 April 2026 / 18:56 WIB
Bukit Uluwatu (BUVA) Masuk Radar Buy, Ini Target Harga dan Level Kuncinya
ILUSTRASI. Transaksi afiliasi BUVA senilai Rp 65,5 miliar di Bali berpotensi tingkatkan nilai aset. Analis sebut ada target harga Rp 1.230. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) lewat anak usahanya, PT Bukit Bali Permai (BBP) mengumumkan transaksi afiliasi berupa pembelian lahan senilai Rp 65,56 miliar dari PT Erlangga Prakarsa Mulia Sentosa (EPMS).

Transaksi yang ditandatangani pada 23 April 2026 tersebut mencakup tiga bidang lahan berstatus Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dengan total luas 8.395 meter persegi, yang berlokasi di kawasan Pecatu, Badung, Bali.

Corporate Secretary BUVA Rian Fachmi mengatakan dengan kepemilikan langsung atas lahan tersebut, BUVA memiliki keleluasaan lebih besar dalam mengembangkan usaha, tanpa dibayangi risiko keterbatasan masa sewa, sekaligus menjamin kesinambungan operasional hotel dan proyek hospitality di kawasan Uluwatu.

Di sisi lain, transaksi dengan pihak afiliasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi proses serta transparansi, sehingga memberikan nilai tambah yang lebih optimal bagi perseroan dibandingkan alternatif transaksi sejenis.

Baca Juga: Laba Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Naik Jadi Rp 99,19 Miliar Sepanjang 2025

"Lahan yang dimiliki oleh EPMS terletak berdampingan dengan Alila Villas Uluwatu, Bali, salah satu aset unggulan BUVA," kata Rian dalam keterbukaan informasi, Senin (27/4/2026).

Dari sisi manfaat, akuisisi ini diharapkan dapat memperluas kapasitas dan fasilitas akomodasi di kawasan Uluwatu yang memiliki potensi pariwisata tinggi. Selain itu, langkah ini juga berpotensi meningkatkan nilai aset melalui pengembangan proyek hospitality dan real estate yang terintegrasi, sekaligus memperkuat daya saing BUVA di industri pariwisata dan akomodasi.

"Manfaat dari akuisisi lahan ini ialah untuk menunjang kegiatan usaha utama perusahaan dan entitas anak," ucapnya.

Sebagai informasi, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam POJK No. 42/2020.

Hal ini dikarenakan adanya hubungan pengendalian yang sama, baik secara langsung maupun tidak langsung, antara BBP dan EPMS sebagai pihak yang bertransaksi, yang keduanya berada di bawah kendali pihak yang sama, yakni Hapsoro.

Prospek Kinerja BUVA

Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengungkapkan pembelian lahan tersebut menjadi langkah strategis yang memperkuat fondasi jangka panjang BUVA.

Dengan kepemilikan langsung atas aset di kawasan premium seperti Uluwatu, BUVA memperoleh kepastian operasional yang lebih tinggi sekaligus fleksibilitas dalam pengembangan proyek hospitality ke depan.

 

"Hal ini mendorong pergeseran ke model bisnis yang lebih asset-backed, yang secara bertahap dapat meningkatkan nilai intrinsik dan stabilitas pendapatan, seiring pemulihan sektor pariwisata Bali," ujar Sukarno.

Sukarno menambahkan prospek jangka panjang BUVA bisa positif apabila aset tersebut mampu meningkatkan yield operasional melalui perbaikan tingkat hunian dan tarif. Oleh karena itu, sentimen ini lebih relevan bagi investor jangka menengah hingga panjang dengan strategi akumulasi bertahap, dibandingkan sebagai pemicu trading jangka pendek.

Secara teknikal, pergerakan saham BUVA masih lebih cocok menggunakan strategi buy on weakness atau mulai akumulasi buy bertahap. Tapi perlu batasi risiko jika harga ternyata melanjutkan downtrend dan breakdown support level Rp 890.

Sukarno merekomendasikan trading buy saham BUVA dengan target harga di level Rp 1.230 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×