kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bukit Asam anggarkan capex Rp 4 triliun tahun 2018


Rabu, 29 November 2017 / 22:23 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) anggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 4 triliun-Rp 5 triliun di 2018. PTBA akan menggunakan sebagian besar belanja modal ini untuk melancarkan rencana ekspansi.

"Sumber dana capex, pertama dari kas internal, kami punya kas yang cukup besar. Kemudian akses perbankan dan akses dana lain yang menurut kami layak," tutur Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin, Ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (29/11).

Arviyan melanjutkan, sebagian besar dana capex tersebut akan digunakan untuk ekspansi perusahaan. Beberapa proyek yang masuk dalam daftar ekspansi PTBA adalah pengembangan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sumsel 8 berkapasitas 2x600 megawatt (MW).

Kemudian, pascaholding, PTBA juga akan bersinergi dengan ANTM. Kedepannya PTBA akan mengakuisisi beberapa PLTU milik ANTM yang berada di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Lainnya, PTBA juga sedang membangung PLTU di Kalimantan Timur. "Itu smelternya harus berfungsi di 2019, ini harus kami kebut," tutur Arviyan.

Tak hanya ekspansi pembangkit, PTBA juga berencana membangun infrastruktur berupa sarana logistik. PTBA juga sedang mempelajari adanya kemungkinan kerja sama dengan KAI maupun swasta untuk pembangunan jalur baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×